Pangkalpinang, 08 Januari 2026 — Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PUPRPRKP) terus berkomitmen meningkatkan akses sanitasi layak bagi masyarakat di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Sepanjang tahun 2025, Program Bantuan Jamban telah direalisasikan sebanyak 343 unit yang tersebar di lima kabupaten.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang Cipta Karya, Perumahan dan Permukiman (CK Perkim) Dinas PUPRPRKP, Arifiyanto, pada Selasa, 24 Desember. Menurutnya, program bantuan jamban merupakan bagian penting dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan dan mendukung permukiman yang sehat.
“Pada tahun 2025, realisasi bantuan jamban mencapai 343 unit yang tersebar di Kabupaten Bangka Barat, Bangka Tengah, Bangka Selatan, Belitung, dan Belitung Timur. Program ini dilaksanakan untuk memastikan masyarakat memiliki akses terhadap sarana sanitasi yang layak,” ujar Arifiyanto.
Arifiyanto menjelaskan, di Kabupaten Bangka Barat, bantuan jamban direalisasikan di Desa Air Nyatoh sebanyak 82 unit dan Desa Peradong 18 unit, dengan total 100 unit. Sementara itu, di Kabupaten Bangka Tengah, bantuan jamban dilaksanakan di Desa Belimbing sebanyak 25 unit dan Desa Perlang 8 unit, sehingga total mencapai 33 unit.
Realisasi terbesar terdapat di Kabupaten Bangka Selatan dengan total 110 unit jamban, yang tersebar di Kelurahan Tanjung Ketapang (35 unit), Desa Kepoh (31 unit), dan Desa Keposang (44 unit). Selanjutnya, di Kabupaten Belitung, bantuan jamban direalisasikan sebanyak 50 unit yang tersebar di Desa Juru Seberang (38 unit), Desa Lassar (5 unit), dan Desa Pegantungan (7 unit). Adapun di Kabupaten Belitung Timur, bantuan jamban direalisasikan di Desa Limbongan sebanyak 50 unit.
Lebih lanjut, Arifiyanto menyampaikan bahwa seluruh pekerjaan pembangunan jamban sehat tahun 2025 dilaksanakan sesuai ketentuan teknis yang berlaku dan disertai dengan pemantauan serta evaluasi untuk memastikan kualitas bangunan dan keberlanjutan pemanfaatannya oleh masyarakat.
“Melalui Pekerjaan Prasarana Jamban Sehat untuk Pemicuan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), Percepatan Open Defecation Free (ODF), serta Inventarisasi Penurunan Stunting, kami berharap keberadaan jamban sehat ini dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesehatan lingkungan dan kualitas hidup masyarakat,” pungkasnya.
- 32 reads



