PANGKALPINANG - Sejumlah 30 peserta Pelatihan Tenaga Ahli Konstruksi Pekerjaan Konstruksi telah mengikuti kegiatan yang diadakan selama 4 hari, dari tanggal 13 September sampai dengan 16 September 2021. Pelatihan ini difasilitasi oleh Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman Provinsi kepulauan Bangka Belitung yang juga bekerja sama dengan BJKW II Palembang dan ASTATTINDO, pada Kamis(16/10/2021).
Rangkaian acara Pelatihan Tenaga Tenaga Ahli Konstruksi ditutup secara resmi oleh Kepala Seksi Pelaksanaan Balai Jasa Konstruksi Wilayah II Palembang Bayu Dwi Samoedra, S.T, M.A didampingi oleh Kepala Bidang Jasa Konstruksi Dinas PUPRPRKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Adriansyah, S.Sos.,MM dan Syaifullah Asnan, S.T selaku Ketua DPD Asosiasi Tenaga Teknik Dan Terampil Indonesia (ASTATTINDO) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Kepala Bidang Jasa Konstruksi Dinas PUPRPRKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Adriansyah mengungkapkan harapannya atas telah diselenggarakan kegiatan ini “Diharapkan dengan diselenggarakan Pelatihan Ahli Konstruksi ini bisa menciptakan tenaga ahli konstruksi muda yang bermanfaat dan mampu merencanakan, mengkoordinasikan dan mengawasi pelaksanaan pekerjaan konstruksi”.
Lebih lanjut Adriansyah menyampaikan, Peserta yang telah mengikuti pelatihan bisa memberikan kontribusinya untuk melakukan percepatan dan pertumbuhan infrastruktur yang ada di Indonesia khususnya di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini sesuai dengan lingkup bidang keahlian dengan kapasitas keahlian yang dimiliki masing-masing peserta”.
Sebelum acara ditutup Bayu mengapresiasi kegiatan Pelatihan Ahli Konstruksi yang diselenggarakan oleh Dinas PUPRPRKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang sebetulnya rencana kegiatan sudah direncanakan pada bulan Maret tahun ini namun karena satu dan lain hal pelaksanaan diundur hingga bisa diadakan pada bulan September ini.
Ia menambahkan, bahwa dari pemerintah sendiri memiliki tugas untuk menambah jumlah SKA sebanyak banyaknya namun juga ingin tetap mengedepankan dan menjaga kualitas agar SKA yang terbit bisa dipertanggungjawabkan oleh pemegangnya.
Bayu juga berpesan kepada seluruh peserta pelatihan untuk mempergunakan SKA dengan sebaik baiknya.
“Harapannya sertifikat itu nantinya agar dipergunakan sebaik-baiknya karena seluruh hak dan tanggung jawab semuanya ada disitu sehingga jangan sampai disalahgunakan dan harapannya juga agar sertifikat ini mampu membawa kearah lebih baik dan berpartisipasi pada proses pembangunan di negara kita khususnya Bangka Belitung”.
Saat penutupan salah satu peserta Dendy Marshallendy memberikan kesannya terhadap acara yang telah diselenggarakan, acara sangat sukses dan berjalan lancar. Baik dari sisi agenda kegiatan yang disusun pihak panitia serta pemateri yang sangat berkelas dalam menyemangati untuk perkembangan sumber daya manusia yang berkompeten dan berdaya saing tinggi dalam membangun negeri khususnya di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Ia pun berharap agar kegiatan yang seperti ini dapat diagendakan lagi agar membantu perkembangan SDM profesional kedepannya.