Pangkalpinang - Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman Provinsi Bangka Belitung pemantapan percepatan implementasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi atau Aplikasi Srikandi kepada sejumlah pegawai.

“Dalam rangka percepatan implementasi sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE) di bidang kearsipan sebagaimana diamanatkan dalam pasal 65 peraturan presiden nomor 95 tahun 2018 tentang SPBE dan keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 679 tahun 2020 tentang Aplikasi Umum Bidang Kearsipan Dinamis harus segera dilaksanakan dan diterapkan di seluruh perangkat daerah atau unit kerja di lingkungan Pemerintahan Kota Cilegon,” ungkap Kasubbag Umum, Nurmala Dewi.

Sosialisasi dihadiri perwakilan dari Masing-masing bidang yakni Esselon IV dan 2 orang staf pada Selasa (06/02/2023).

Ia menyampaikan, seiring kemajuan teknologi, pemanfaatan Aplikasi Srikandi mulai diterapkan pada bidang kearsipan dari pemerintah pusat hingga daerah.

Penyimpanan arsip kertas yang dulunya di depo arsip menjadi penyimpanan arsip berbasis data, dan pengiriman surat menjadi secara elektronik.

“Dengan menggunakan Aplikasi Srikandi sebenarnya bapak ibu saat membikin surat lebih simple dan tidak membutuhkan waktu lama,” kata Nurmala .

Selanjutnya, Sosialisasi yang dilaksanakan di Ruang Rapat, menghadirkan narasumber dari Pranata Komputer Ahli Muda, Inchan Kurniawan Hanif untuk menjelaskan penggunaan aplikasi Srikandi. Peserta yang sudah memiliki akun mempraktekkan langsung cara pemanfaatan aplikasi sehingga mengetahui alur proses dari aplikasi tersebut.

“Aplikasi Srikandi tersebut akan memberikan manfaat bagi birokrasi, seperti dalam hal persuratan, pengiriman surat juga dapat terintegrasi dan tersimpan secara elektronik akan dapat menghemat biaya dan waktu sehingga lebih efektif dan efisien,” paparnya.

inchan berharap, dengan dilaksanakan sosialisasi dan bimbingan teknis percepatan implementasi aplikasi Srikandi itu dapat menambah pengetahuan dan sekaligus dan bisa langsung dipraktekkan.

“Aplikasi Srikandi ini harus segera kita gunakan dalam pengelolaan arsip dinamis terutama yang berkaitan dengan persuratan, pembuatan, dan pengiriman surat sudah tidak dilakukan secara manual lagi, tetapi semua dengan elektronik termasuk pemanfaatan surat sehingga dapat menghemat kertas, waktu dan juga tenaga,” tutupnya.